This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 02 Juni 2013

Persijap Tak Diminati Investor Lokal Jepara

Manajemen Persijap Jepara mengeluhkan tidak adanya campur tangan dari Stakeholder dan pengusaha-pengusaha lokal Jepara untuk bersama-sama membangun Persijap. Padahal saat ini Persijap sebagai tim kebanggan warga kota Ukir Jepara sangat membutuhkan uluran tangan untuk terus mampu bertahan di kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

“Hal yang saya keluhkan ialah sampai saat ini Pemkab dan pengusaha-pengusaha lokal seakan telah lepas tangan terhadap Persijap. Padahal Persijap ini merupakan tim kebanggaan warga Jepara,” kata General Manejer Persijap Muhammad Said Bassalamah.

Keluhan Bassalamah ini bisa jadi menggambarkan kondisi Persijap yang mulai gundah menghadapi kompetisi IPL. Dikatakan Bassalamah, manajemen membuat alokasi anggaran sampai putaran pertama sebesar Rp3,5 miliar. Dana tersebut murni dari konsorsium, tanpa ada sponsor yang masuk.

Misalnya PSIS Semarang, Walikotanya cukup antisias dan membatu PSIS untuk mencari sumber dana. “Pemda sini lepas tangan. Paling tidak penguasa memberikan petunjuk kepada kami. Bahkan DPRD diminta untuk membeli tiket terusan tidak bersedia,” keluhnya.

Dia mengaku memang berat untuk mempertahankan Persijap jika terus-terusan tanpa adanya sumber dana dari sponsor. Pasalnya tidak mungkin manajemen terus mengandalkan sumber dana dari konsorsium pengusaha Malaysia dan penjualan tiket pertandingan yang hanya mencapai Rp50 juta per pertandingan. Namun meski begitu, Bassalamah mengaku bakal tetap mempertahankan tim paling tidak sampai putaran pertama selesai.

stienu berganti nama unisnu

Surat ijin operasional Universitas Islam Nahdlatul Ulama' (UNISNU Jepara) sudah keluar, dengan demikian STIENU Jepara akan berubah struktur menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. 

dan kini telah dibuka Program Studi baru S1, Studi Ekonomi Islam. didedikasikan bagi Mahasiswa yang berminat mendalami Ilmu Perbankan Syari'ah.

KPU Segera Susun DCS


Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara segera menyusun daftar caleg sementara (DCS) setelah mengumumkan hasil verifikasi lanjutan semua berkas para caleg. Dari hasil verifikasi tersebut, ada beberapa yang gugur dan sudah pasti tak bisa masuk ke dalam DCS yang akan disusun mulai 30 Mei hingga 12 Juni.

Hal itu dikemukakan Ketua KPU Jepara, Muslim Aisha saat menyampaikan hasil verifikasi perbaikan berkas pencalonan bersama perwakilan parrpol di aula KPU, kemarin. ''Fokus KPU mulai besok adalah menyusun DCS. Selanjutnya DCS ini akan kami umumkan ke masyarakat untuk menjaring masukan dan tanggapan,'' kata Muslim.

Masyarakat diberi kesempatan mengkritisi para calon legislatif sementara pada rentang 14-27 Juni. Setelah itu, parpol bisa mengklarifikasi pada 5-18 Juli. Jika ada hal-hal yang bisa menggugurkan caleg sementara, maka diberi kesempatan penggantian DCS pada rentang 26 Juli-1 Agustus. KPU akan menyusun daftar caleg tetap (DCT) pada 9-22 Agustus, lalu mengumumkannya selama lima hari sejak selesai disusun. Dalam pertemuan kemarin, diumumkan nama-nama caleg yang tak memenuhi syarat dan gugur dalam pencalegan.

kerusakan jalan

 Kerusakan jalan di Jepara direkam (difoto) oleh PLTU, ada perusahaan JEPANG yang lebih profesional dalam menangani hal seperti ini bersedia menangani langsung proyek tersebut. 
Akan tetapi niat baik dari PLTU ini kurang dapat respon yang baik dari beberapa pihak kontraktor di Jepara.

Kesulitan Mendapatkan Tiket KMC Express Belum Ada Kepastian Solusi

Keluhan ada kesulitan membeli tiket Kapal Motor Cepat (KMC) Express Cantika 89 yang melayani penyeberangan Jepara-Karimunjawa masih belum ada titik terang tentang solusi bersama. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jepara sudah merespons adanya keluhan itu, tapi belum ada kepastian rumusan solusi.

“Kami sudah sampaikan keluhan yang masuk kepada kami kepada manajemen KMC Express. Mereka pada dasarnya merespons. Tapi, kami sampaikan keluhan yang masuk itu bukan dari yang mengalami. Tetapi, yang juga menerima keluhan. Jadi, kami belum punya data pasti sebenarnya seberapa banyak yang belum terlayani,” ucap Kepala Bidang Perhubungan Laut Dishubkominfo Jepara Sutana, kemarin.

Dia menyebutkan, sudah berkomunikasi agar manajemen KMC Express bisa mengedepankan pelayanan tidak hanya berorientasi pada keuntungan. Dalam perkembangan yang muncul, lanjut Sutana, perlu ada transparansi penjualan tiket termasuk porsi tiket yang bisa dijual pada saat hari pemberangkatan.

“Mungkin juga nanti perlu ada diskusi dengan wartawan untuk bersama-sama mencari solusi untuk penjualan tiket ini. Sebab, sebenarnya sudah banyak yang terlayani tetapi karena memang keterbatasan kursi kapal yang hanya berjumlah 236, sehingga tidak bisa semua tertampung. Tapi, penambahan kapal juga masih belum saatnya untuk Jepara,” beber Sutana.


hati-hati penggunaan mesin atm




Hati -hati pengguna ATM Wilayah Bangsri, Mlonggo dan Jepara pada umumnya.
Apabila ATM ada gangguan atau kartu anda tertelan dimesin ATM untuk segera melaporkan kepihak bank yang bersangkutan jangan melalui call center yang ada di mesin ATM, karena ada oknum yang sengaja merusak mesin ATM dengan modus mengganjal mesin tersebut dengan korek api supaya kartu ATM anda tertelan.
hal ini terekam oleh CCTV pihak BRI cabang Bangsri siang tadi pukul 13.00 WIB dan sudah dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian Sektor Bangsri. 

Di Jepara, 84 Siswa SMP Sederajat Tidak Lulus UN




Tahun ini sebanyak 16.219 siswa SMP sederajat di Kabupaten Jepara mengikuti ujian nasional (UN). Dari jumlah tersebut, sebanyak 84 siswa dinyatakan tidak lulus Jumlah itu terdiri atas 20 siswa SMP dan 64 siswa MTs. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Moh Zahid.

"Jumlah siswa tidak lulus tahun ini menurun jika dibanding dengan tahun lalu. Dari 16.446 siswa yang mengikuti UN tahun 2012, sebanyak 184 siswa dinyatakan tidak lulus," papar Zahid, Sabtu (1/6).
Lebih lanjut Zahid menyampaikan, jika jumlah dipersentasikan didapatkan angka siswa SMP yang lulus ujian mencapai 99,77 persen. Sedangkan siswa MTs yang dinyatakan lulus mencapai 99,15 persen.

"Tentunya hasil ini kita syukuri karena persentasi kelulusan meningkat jika dibanding tahun lalu. Kemudian hasil ini tidak lepas dari usaha para guru di sekolah masing-masing dan doa para orang tua," ujar Zahid.

Zahid menambahkan, bagi siswa yang tidak lulus bisa mengikuti ujian kejar paket B yang akan diselenggarakan pada 1 hingga 4 Juli mendatang. Jika tidak bisa mengikuti ujian kejar paket, bisa mengulang UN tahun depan.

"Harapan saya siswa yang tidak lulus bisa mengikuti ujian kejar paket B atau bisa mengulang ujian tahun depan," harap Zahid.

Guna mengantisipasi kegiatan negatif seperti corat-coret, Zahid menghimbau kepada masing-masing sekolah untuk mengumumkan hasil UN kepada siswa pada Sabtu (1/6) sore hari.

"Pengumuman hasil UN baru kita ambil tadi malam (Jumat), kemudian pengumuman ke sekolah-sekolah baru pagi ini (Sabtu) tapi saya minta kepada sekolah untuk mengumumankannya kepada siswa mulai sore, itu untuk menghindari aksi negatif seperti corat-coret," tukas Zahid